Langsung ke konten utama

Postingan

berita privasi masih dijual media

Atmakusumah Astraatmaja, Mantan Ketua Dewan Pers Media di Indonesia Masih Banyak Menyiarkan Berita Privasi Palembang: Media di Indonesia masih banyak menyiarkan berita pribadi (privasi). Padahal, diatur dalam kode etik universal dan juga di Indonesia bahwa informasi yang bersifat privasi semestinya dilindungi. Menurut mantan Ketua Dewan Pers Atmakusumah Astraatmadja, subjek berita privasi mestinya dilindungi dan dirahasiakan. Terutama kalau menyangkut anak-anak dan wanita terkait perbuatan asusila maupun pelaku dan korban kriminal. “Berbeda dengan di luar negeri yang umumnya memang sangat menghargai berita yang bersifat privasi dan berhubungan dengan anak-anak. Subjek berita benar-benhar dilindungi,” ujarnya usai menjadi pembicara dalam Lokakarya Peningkatan Jurnalistik yang digagas Dewan Pers dan Lembga Pers Dr Soetomo, Selasa (17/6) di Hotel Jayakarta Daira. Ke depan, diharapkan, media bisa lebih bijak memberitakan hal-hal yang bersifat privasi dan berhubungan dengan anak-anak seb...

Tim Koresponden Juara IV Futsal Antarmedia

Tim Koresponden Juara IV Futsal Antarmedia Palembang Tim koresponden yang merupakan underdog dalam Turnamen Futsal antaramedia memperebutkan Piala Gubernur 2009 Sabtu (4/4) akhirnya menjadi juara IV. Dari 16 tim yang berlaga, Tim Koresponden harus merelakan gelar juara III kepada tim Berita Pagi dan berhak mendapat hadiah uang Rp 7 juta. Sementara jawara even ini dipegang Tim Sumeks yang mengantongi hadiah Rp 20 juta dan runner up diraih Tim Sripo dengan hadiah Rp 15 juta. Tim koorespenden diperkuat antara lain, Buyung Wijaya Kusuma (Kompas), Noverta Salyadi (Gatra), Arif Ardiansyah (Tempo), Muhamad Nasir (Sinar Harapan), Bangun P Lubis (Suara Pembaruan), dan Irwan Wahyudi (Bisnis Indonesia). Dibabak sebelumnya, Tim Koresponden mengalahkan Tim Sentral Pos, TVRI. Namun langkahnya dijegal Tim Sumeks yang melaju ke final. Saat memperebutkan juara III dan IV harus menyerah kepada tim Berita Pagi. Tim Futsal Sumatera Ekspres (Sumeks) yang diperkuat langsung Pimrednya, Mahmud meraih double...

Wartawan main futsal

16 Tim Wartawan Berlaga di Gubernur Cup 2009 Palembang: Sebanyak 16 tim bakal bertanding dalam kompetisi futsal antarmedia bertajuk Gubernur Cup 2009. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin membuka langsung kompetisi yang digelar di Sriwijaya Sport Center (SSC), Sabtu (4/4). Ketua Panitia Pelaksana Riduan Tumenggung mengatakan, even ini memang akan dihelat sehari sejak Pukul 09.00 WIB hingga Pukul 18.00 WIB. “Sebagian peserta mungkin baru akan mulai bertanding pada Pukul 10.00 WIB atau Pukul 11.00 WIB. Namun lantaran pembukaan dilakukan langsung oleh orang nomor satu di Sumsel, saya harap teman-teman hadir sejak pagi,” terang Riduan Jumat (3/4). Riduan juga menambahkan bahwa even ini bertujuan mempererat tali silaturahim dan keakraban antara media-media yang ada di Palembang termasuk wartawan media elektronik maupun cetak nasional yang meliput di daerah ini. Untuk itu, ia berharap semua peserta memberi dukungan demi suksesnya acara ini. “Saya harap para peserta menjaga spor...

Sekwan Sumsel Caci Maki Pers

Sekwan Sumsel Caci-Maki Pers, Gubernur-Ketua DPRD Tegur Keras Palembang (SI) Teguran keras terhadap sikap arogan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumsel Sofyan Machmud datang dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Ketua Dewan H Zamzami Ahmad. Kedua pejabat itu mengungkapkan, sikap Sekwan yang mencaci maki pers tidak pantas dilakukan seorang pejabat, apalagi setingkat eselon II di lingkungan Pemprov Sumsel. Alex bahkan menyayangkan sikap yang ditunjukkan Sekwan yang dinilainya menyepelekan persoalan keamanan di Gedung DPRD Sumsel. Alex pun berjanji akan menegur keras kinerja dan sikap Sekwan yang dinilai tidak pantas dilakukan. “Pengamanannya (Gedung DPRD Sumsel) memang dari Pol PP dan dikoordinasikan Sekwan. Harusnya sikap Sekwan tidak boleh seperti itu,” ujar Alex sebelum memimpin rapat staf di Kantor Gubernur kemarin. Kekecewaan orang nomor satu di Sumsel itu juga semakin menjadi- jadi setelah mengetahui kasus pencurian, bahkan kehilangan sepeda motor kerap terjadi di gedung wakil rak...

pelatihan wartawan

Unesco Gelar Pelatihan Meliput Pemilu Palembang: Meliput pemilu, harus dibekali ’ilmu’. Agar tak sekadar menjadi arena pacuan kuda, pemberitaan media diharapkan juga bisa menjadi watch dog. Karenanya, 15 wartawan di Palembang dilatih oleh Unesco selama dua hari di Hotel Home Inn. Mulai Senin (23/3) hingga Selasa (24/3) narasumber dar Unesco seperti Arya, Hanif Suranto, J Judy Ramdojo, dan P Bambang Wisudo memberikan pencerahan agar peliputan pemilu bisa sukses. ”Jangan hanya pemilunya yang sukses, peliputannya juga harus sukses,” kata P Bambang Wisudo. Tak ubahnya olimpiade. Bagi wartawan politik, pemilu merupakan peristiwa penting. Sama halnya olmpiade bagi wartawan olahraga. Karenanya, wajar, pesta demokrasi ini mendapat perhatian serius dari kalangan media massa, tempat wartawan bekerja. Pelatihan ini sendri yang gagas oleh Unesco dan LSPP (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan) memang diadakan agar pemberitaan media berkaitan pemilu bisa membawa effect yang damai. ”Memang tema p...

PWI peringati HPN

PWI Sumsel Peringati HPN di Martapura, OKU Timur 14-16 Maret 2009

wartawan Nyaleg

Pemilu - pemilihan legislatif Dewan Pers: Lebih dari 100 Wartawan Jadi Caleg Rabu, 4 Februari 2009 - 01:49 wib Amir Sarifudin - Okezone text TEXT SIZE : Share BALIKPAPAN - Dewan Pers mencatat lebih dari 100 wartawan maju sebagai calon anggota legislatif dalam Pemilu 2009. Keikutsertaan mereka sebagai upaya untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan. Data tersebut diperoleh Dewan Pers dari Daftar Calon Tetap (DCT) calon anggota legislatif yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum. "Di antara mereka yang ikut 70-80 persen masih aktif sebagai wartawan," ungkap Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Wina Armada Sukardi di Balikpapan, Kaltim, Selasa (3/2/2009). Para jurnalis dan mantan jurnalis itu tercatat maju sebagai calon anggota DPR RI, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II. Mereka berangkat dari partai politik yang beragam. Baik partai lama maupun partai baru. Menyikapi fenomena jurnalis jadi caleg, Dewan Pers hanya bisa mengimbau agar para wartawan tersebut untuk seme...